Selasa, 18 Mei 2010

BUJURKAH SAYA MENIKAH DENGAN PASANGAN YANG TEPAT ..???????????

Dear All...

Buat mereka yang masih single bisa mengambil pelajaran dari cerita
Ini, Dan buat yang udah nikah cerita ini bisa jadi guideline untuk
Meningkatkan ikatan pernikahan yang udah dijalani.
"Apakah saya menikah dengan orang yang tepat"
Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba
Melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "bagaimana saya tahu kalo
Saya menikah dengan orang yang tepat?"
Saya melihat Ada seorang lelaki bertubuh besar duduk
Di sebelahnya jadi saya menjawab "Ya.. Tergantung. Apakah pria disebelah
Anda itu suami anda?"
Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana anda tahu?!"
"Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini."
Inilah jawabanya?
SETIAP ikatan memiliki siklus.
Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan anda.
Telpon darinya selalu ditunggu-tunggu,
Begitu merindukan belaian sayangnya,
Dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang
Bersemangat begitu menyenangkan.
Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit.
Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami Dan
Pengalaman yang begitu spontan.
Ngga perlu berbuat apapun
Makanya dikatakan "jatuh" cinta?
Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta"
Bayangkan eksprisi tersebut! Seakan-akan anda sedang
Berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang Dan
Terjadi begitu saja pada anda.
Jatuh cinta itu mudah.
Sesuatu yang pasif Dan spontan.
Tapi?
Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar..
Perubahan ini merupakan siklus alamiah Dan terjadi
Pada SEMUA ikatan.
Perlahan tapi pasti.. Telpon darinya menjadi hal yang
Merepotkan,
Belaiannya ngga selalu diharapkan Dan sikap-sikapnya
Yang besemangat
Bukannya jadi hal yang manis tapi malah nambahin penat
Yang Ada..
Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada
Masing-masing individu,
Namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda,
Anda akan mendapati
Perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan,
Pada saat anda jatuh
Cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan
Pada tahapan-tahapan selanjutnya.

Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?"
Mulai muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau
Dari keduanya.. Nah Lho!
Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba
Merefleksikan eforia cinta
Yang pernah terjadi.. Anda mungkin mulai berhasrat
Menyelami eforia-eforia
Cinta itu dengan orang lain.
Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?
Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas
Ketidakbahagiaan itu
Dan
Mencari pelampiasan diluar.
Berbagai macam cara, bentuk Dan ukuran untuk
Pelampiasan ini, menginkari
Kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian
Orang memilih untuk
Menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya,
Pertemanannya, nonton TV
Sampe TVnya bosen ditonton, ataupun hal-hal yang
Menyolok lainnya.
Tapi tau ngga?!
Bahwa jawaban atas dilema ini ngga Ada diluar, justru
Jawaban ini hanya Ada
Di dalam pernikahan itu sendiri.
Selingkuh?? Ya mungkIN....



wIThin Paliat for you

1 komentar: